Besi hollow 2×2 ukuran 6 meter dijual sekitar Rp55.000 sampai Rp150.000 per batang, tergantung ketebalan pelat dan jenis lapisannya. Selisih paling besar bukan datang dari merek, tapi dari tebal pelat baja yang dipakai, karena hollow bertulisan “1 mm” di satu toko bisa jadi jauh lebih tipis dari hollow “1 mm” di toko sebelah. Kisaran ini mengikuti kondisi harga baja awal 2026, dan bergerak lagi setiap kali harga bahan baku baja dan biaya angkut berubah.
Kisaran Harga Besi Hollow 2×2 per Batang Saat Ini
Untuk panjang standar 6 meter, hollow galvanis tebal tipis (sekitar 0,3 mm sampai 0,4 mm) ada di kisaran Rp55.000 sampai Rp80.000 per batang. Hollow galvalum dengan pelat lebih tebal, sekitar 0,6 mm sampai 0,8 mm, biasanya Rp90.000 sampai Rp130.000. Hollow yang benar-benar tebal 1 mm dengan lapisan bagus bisa tembus Rp150.000 per batang atau lebih di beberapa daerah.
Yang perlu dicatat, dua batang dengan label ketebalan sama bisa dibanderol harga berbeda cukup jauh hanya karena merek pelat baja dan proses galvanisnya beda. Sebaliknya, dua batang dari toko berbeda dengan harga mirip bisa saja punya ketebalan pelat yang jauh berbeda. Harga ini bergerak mengikuti harga baja lembaran di pasar dan ongkos angkut dari pabrik ke toko, jadi anggap sebagai patokan, bukan angka tetap.
Daftar Harga Menurut Ketebalan dan Jenis Lapisan
Tabel berikut merangkum kisaran harga per batang untuk panjang 6 meter, kondisi pasar awal 2026.
| Ketebalan / Tipe | Kisaran Harga per Batang | Catatan |
|---|---|---|
| Galvanis 0,3 mm | Rp55.000 – Rp75.000 | Cocok untuk rangka plafon ringan, kurang cocok untuk pagar atau kanopi menahan beban |
| Galvanis 0,4-0,5 mm | Rp75.000 – Rp95.000 | Paling banyak dipakai untuk teralis dan pagar rumah tinggal |
| Galvalum 0,6-0,8 mm | Rp90.000 – Rp130.000 | Lebih tahan karat dibanding galvanis biasa, umum untuk kanopi |
| Hitam biasa (tanpa lapisan) 0,8-1 mm | Rp70.000 – Rp110.000 | Lebih murah dari galvalum tapi cepat berkarat kalau kena hujan langsung tanpa cat dasar |
| Tebal 1 mm asli, lapisan bagus | Rp130.000 – Rp180.000 | Dipakai untuk struktur pagar besar atau kanopi bentang lebar |
Yang paling sering bikin bingung, hollow tebal 0,3 mm dan yang di label toko tertulis 1 mm kadang dijual dengan harga hampir sama. Padahal kalau ditimbang, selisih beratnya bisa dua sampai tiga kali lipat. Ini bukan berarti salah satu toko menipu, tapi label ketebalan di dunia besi hollow memang sering longgar dan tidak selalu diukur dengan alat presisi sebelum ditempel harga.
Cara Mengecek Ketebalan Besi Hollow Sebelum Bayar
Angka ketebalan yang ditulis di toko sering meleset dari ukuran fisik sebenarnya, kadang selisih 0,1 sampai 0,2 mm dari yang tertera. Selisih segitu kelihatan kecil, tapi untuk pelat setipis hollow, itu bisa berarti perbedaan kekuatan menahan beban yang cukup signifikan.
Cara paling pasti mengecek adalah mengukur langsung pakai jangka sorong atau mikrometer di bagian pelat datar, bukan di sudut atau di dekat sambungan las, karena area itu sering lebih tebal akibat proses pengelasan. Kalau tidak punya alat ukur, cara kasar yang cukup bisa diandalkan adalah menimbang berat per batang. Hollow 2×2 tebal 0,3 mm biasanya berbobot sekitar 3 sampai 4 kilogram per batang 6 meter, sementara yang tebal 1 mm bisa mencapai 8 sampai 10 kilogram. Kalau berat jauh di bawah itu, kemungkinan besar pelatnya lebih tipis dari yang diklaim.
Harga yang jauh di bawah kisaran umum di daftar sebelumnya patut dicurigai dua hal: pelat lebih tipis dari label, atau panjang batangnya sebenarnya kurang dari 6 meter penuh. Beberapa toko menjual batang 5,8 meter tapi tetap disebut “batangan standar”, dan selisih 20 sentimeter itu ikut menggeser perbandingan harga per meter yang sebenarnya.
Kenapa Harga Bisa Beda Antar Toko dan Daerah
Beli satu batang eceran biasanya kena harga lebih tinggi dibanding beli per ikat atau per lonjor dalam jumlah grosir, selisihnya bisa Rp5.000 sampai Rp15.000 per batang tergantung volume. Toko material di kota besar dengan akses pabrik atau distributor besar biasanya punya harga lebih stabil, sementara toko di daerah yang jauh dari pabrik baja harus menambah ongkos kirim pelat baja ke harga jualnya, dan selisihnya bisa mencapai Rp20.000 sampai Rp30.000 per batang dibanding kota besar terdekat.
Harga baja dunia yang naik turun juga langsung terasa di toko material, karena pelat baja lembaran adalah bahan baku utama hollow. Saat harga baja global naik, toko biasanya menyesuaikan harga jual dalam hitungan minggu, bukan bulan.
Cara Menghitung Kebutuhan Besi Hollow untuk Proyek
Misalnya membuat kanopi ukuran 3 meter x 4 meter dengan rangka tiap 60 sentimeter. Kebutuhan rangka memanjang dan melintang kira-kira 40 meter lari total, sudah termasuk tiang penyangga. Bagi 40 meter dengan 6 meter per batang, hasilnya 6,67, dibulatkan ke atas jadi 7 batang.
Tambahkan cadangan sekitar 10 persen untuk potongan yang terbuang dan sambungan las, jadi total aman dibeli 8 batang. Untuk pagar, cara hitungnya sama: ukur total meter lari rangka horizontal dan vertikal, bagi 6, bulatkan ke atas, lalu tambah cadangan.
Pertanyaan Seputar Harga Besi Hollow 2×2
Apakah harga sudah termasuk ongkos kirim?
Tidak selalu. Sebagian toko mematok harga per batang di tempat, sebagian lagi sudah menghitung ongkos antar untuk jumlah tertentu. Tanyakan langsung sebelum sepakat, jangan berasumsi.
Berapa harga wajar untuk hollow tebal 1 mm asli?
Kisarannya Rp130.000 sampai Rp180.000 per batang 6 meter untuk kondisi awal 2026. Kalau ada penawaran jauh di bawah itu untuk klaim tebal 1 mm, minta izin menimbang atau mengukur dulu sebelum membayar.
Kenapa sebaiknya minta penawaran tertulis dari dua atau tiga toko?
Penawaran tertulis memaksa toko mencantumkan ketebalan, jenis lapisan, dan apakah ongkos kirim sudah masuk. Ini jauh lebih aman dibanding menawar lisan, karena kalau ada selisih spesifikasi di kemudian hari, ada bukti tertulis yang bisa dibandingkan.