Besi H beam ukuran 100×100 milimeter panjang 6 meter dijual sekitar Rp850.000 sampai Rp1,1 juta per batang pada awal 2026, sementara ukuran 200×200 milimeter bisa tembus Rp3,5 juta ke atas per batang. Selisihnya bukan cuma soal ukuran, tapi juga ketebalan badan dan sayap yang sering tidak sama walau nama ukurannya kelihatan identik.
Kisaran Harga Besi H Beam 6 Meter per Ukuran
Berikut kisaran harga yang umum dijumpai di toko besi awal 2026. Angka ini bergerak naik turun mengikuti harga baja dunia dan biaya angkut, jadi anggap sebagai patokan kasar, bukan harga pasti.
| Ukuran profil | Kisaran harga per batang | Catatan |
|---|---|---|
| 100×100 mm | Rp850.000 – Rp1.100.000 | Paling umum untuk kolom struktur ringan |
| 150×150 mm | Rp1.600.000 – Rp2.000.000 | Berat per meter naik hampir dua kali dari 100×100 |
| 200×200 mm | Rp2.800.000 – Rp3.600.000 | Umum untuk struktur pabrik atau gudang |
| 250×250 mm | Rp4.200.000 – Rp5.500.000 | Biasanya indent, jarang stok siap ambil |
Pola yang perlu diperhatikan: harga per batang naik jauh lebih tajam daripada kenaikan ukurannya. Dari 100×100 ke 200×200 ukuran cuma naik dua kali, tapi berat dan harganya bisa naik lebih dari tiga kali karena volume baja per meter membengkak.
Beda Ketebalan dan Mutu Baja yang Bikin Harga Jauh Berbeda
Dua H beam sama-sama tertulis 200×200 bisa punya ketebalan web dan flange yang berbeda. Satu batang mungkin web 8 milimeter dan flange 12 milimeter, batang lain web 7 milimeter dan flange 10 milimeter. Bedanya kelihatan kecil di atas kertas, tapi berat batangnya bisa selisih puluhan kilogram dan itu langsung mempengaruhi kekuatan struktur.
Cara mengeceknya sebelum bayar: ukur ketebalan web dan flange pakai jangka sorong, timbang batangnya kalau toko punya timbangan gudang, dan minta mill certificate yang mencatat komposisi kimia serta hasil uji tarik baja. Standar SNI untuk profil H beam mengatur toleransi ukuran dan mutu baja minimum, biasanya mengacu ke grade seperti BJ 41 atau setara.
Kalau ada penawaran jauh di bawah kisaran umum, jangan buru-buru senang. Itu hampir selalu berarti ketebalan lebih tipis dari standar atau bajanya bukan produksi SNI, bukan tanda tokonya lebih murah hati dibanding yang lain.
Kenapa Harga Bisa Beda Antar Toko dan Antar Kota
Ongkos kirim jadi penyebab utama selisih harga antar daerah. Kota yang jauh dari pabrik atau pelabuhan bongkar baja bisa kena tambahan biaya angkut yang signifikan untuk material seberat H beam. Jumlah pembelian juga berpengaruh: beli satu dua batang biasanya kena harga eceran, sementara pembelian puluhan batang untuk proyek biasanya dapat harga lebih rendah per batang.
Harga baja dunia yang naik turun ikut menggerakkan harga di tingkat toko, kadang dalam hitungan minggu. Minta penawaran tertulis dari dua atau tiga toko material di daerah, dan pastikan tanya apakah harga sudah termasuk ongkos kirim ke lokasi proyek atau belum.
Cara Menghitung Kebutuhan Besi H Beam untuk Struktur
Contoh sederhana: bentang kolom 24 meter dengan jarak antar kolom 4 meter butuh 6 titik kolom. Kalau tiap kolom setinggi 6 meter, berarti butuh 6 batang H beam utuh, ditambah lebihan sekitar 5 sampai 10 persen untuk sambungan dan potongan yang salah ukur. Perhitungan ini cuma perkiraan kasar untuk anggaran awal, bukan pengganti gambar kerja dari perencana struktur.
Pertanyaan Seputar Harga Besi H Beam 6 Meter
Apakah harga sudah termasuk ongkos kirim?
Tidak selalu. Sebagian toko mematok harga franco gudang, sebagian lagi sudah memasukkan ongkos kirim dalam radius tertentu. Tanyakan langsung sebelum membandingkan penawaran.
Bisa beli H beam selain ukuran panjang 6 meter?
Bisa, sebagian pabrik juga menyediakan panjang 12 meter yang lalu dipotong sesuai kebutuhan, tapi ketersediaan tergantung stok toko masing-masing.
Apa beda H beam dengan WF?
H beam punya ketebalan web dan flange yang relatif sama sehingga lebih kuat menahan beban tekan, sementara WF (wide flange) biasanya lebih ringan dan cocok untuk balok yang menahan beban lentur.